Hari ini, Minggu 10 Agustus 2008 merupakan akhir dari rangkaian kegiatan akbar Milad Smada 2008. Acara yang dilangsungkan di aula SMA-ku ini cukup berkesan, yaitu bedah buku oleh sang penulis itu sendiri, Bpk. Salim A. Fillah. Acara tersebut dikemas dalam format talkshow, dipandu oleh Dendys, cowok berkulit putih bersih yang juga sahabatku. Suasana tahun ini jauh lebih fresh daripada milad religi tahun sebelumnya..
Pak Salim tiba di rumahku sekitar pukul 2.30 dini hari, meleset 30 menit dari prediksi awal pukul 2.. tetapi aku uda bersyukur krna kedatangan beliau tidak sampai molor lebih dari satu jam, karena aku sendiri udah ngantuk berat.. Setelah mengantarkan beliau ke kamar tempat beliau menginap, aku duduk di sofa, dengan harapan tetap terjaga hingga subuh, namun kantuk sudah tak tertahankan, my eyelids were getting heavier and heavier, and I couldn’t stand any longer.. then I fell asleep.
Untung saja, ketika adzan subuh, aku terbangun. Pak Salim melaksanakan sholat jama’ah di masjid, sedangkan aku memilih untuk sholat di kamar..
Paginya, acara dimulai dengan cukup baik, walaupun Pak Salim (dan aku sendiri tentunya) tidak ikut briefing, namun acara dapat terkendali dengan baik. Banyak pelajaran hidup yang kudapat dari bedah buku tersebut (juga diselipi cerita tentang pengalaman hidup beliau dan harapan beliau akan generasi muslim mendatang). Selain Pak Salim, datang juga Pak Marenda Darwis, penulis, yang juga alumnus Smada tahun 1992. Acara berjalan lancar hingga penutupan..
Sorenya, kami (Aku, Azis, dan Ikhwan) mengantar Pak Salim ke Stasiun Kertosono untuk perjalanan pulang beliau menuju Jogjakarta. Kami terpaksa memilih Kertosono karena hanya itulah satu2nya tiket menuju Jogjakarta yang masih tersedia. Sepulangnya dari stasiun, di sepanjang jalanan, hujan turun sangat deras, mengganggu pandangan kami ke jalan di depan kami (terutama Azis, sebagai Pak Sopir, hehe:D). Walaupun begitu, alhamdulillah kami sampai di Kediri dalam kondisi sehat wal’afiat..
Sesampaiku di rumah, kelelahan menerjang tubuhku.. Akupun memilih beristirahat lebih awal, lalu bangun malam pukul 00.00 (waktu favoritku dalam sehari) untuk mengerjakan tugas2 yg perlu kukerjakan, ataupun untuk sekedar baca2 buku.. (takutku, karena terlalu sering bangun malam, jadi makhluk nocturnal nih..:))